burung

Not With Me

MENGAPA HARUS MENANGIS BILA TAWA MENYEHATKAN MU

Tak Terkalahkan

PERCAYALAH DENGAN KEMAMPUANMU SENDIRI.

Ya Sudahlah

APABILA KAU BELUM CUKUP MELUPAKANNYA MAKA JANGAN PAKSAKAN ENGKAU MELUPAKANNYA DAN TERSIKSA OLEHNYA

Waktu Yang Dinanti

CARA MU ADALAH SEBAIK-BAIKNYA CARA.

Tetap Semangat

BUKAN DIA YANG TERLALU PEMARAH, MUNGKIN HANYA ENGKAU YANG LEMAH .

Rabu, 27 Juni 2012

Konfigurasi ACLs Pada Router


          Seperti pada postingan saya sebelum-sebelumnya yang membahas tentang router, kali ini kita juga akan mengkonfigurasikan router, yaitu tentang ACLs ( Access Control Lists) di mana konfigurasi ini berfungsi sebagai Traffic filtering yang meliputi :
1. Menganalisa Sebuah Paket
2. Allow (mengijinkan) atau Block (menahan) paket
3. Based on source IP, destination IP, MAC address, protokol, application type


ok sebelum mengkonfigurasikan ACLs pada router, saya akan mengingatkan bahwa dalam menghubungkan router pada ACLs ini  menggunakan router EIGRP yang caranya seperti pada Postingan Kemarin,

selanjutnya konfigurasikan router seperti gambar di bawah ini dengan Soal ACLs :
  • network 172.16.10.0 tidak bisa di akses oleh 172.16.40.0 dan yang lainnya bisa mengakses netwrk 10
  • host 172.16.10.5 tidak bisa mengakses host 172.16.50.7
klick pada gambar untuk memperbesar

       1. Konfigurasi pada Router 1

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#int fa1/0
Router(config-if)#ip add 172.16.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0, changed state to up

Router(config-if)#int ser2/0
Router(config-if)#ip add 172.16.30.1 255.255.255.0
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to down
Router(config-if)#exit
Router(config)#


       2. Konfigursi pada Router2

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.40.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#int fa1/0
Router(config-if)#ip add 172.16.50.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0, changed state to up

Router(config-if)#
Router(config-if)#int ser3/0
Router(config-if)#ip add 172.16.30.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config)#int ser2/0
Router(config-if)#ip add 172.16.60.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#

       3. Konfigurasi Pada Router 3

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.70.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#int fa1/0
Router(config-if)#ip add 172.16.80.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0, changed state to up

Router(config-if)#int ser3/0
Router(config-if)#ip add 172.16.60.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial3/0, changed state to down
Router(config-if)#

       4. Koneksikan Antar Router dengan EIGRP

  • Pada Router1
          Router(config)#router eigrp 10
          Router(config-router)#net 172.16.10.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.20.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.30.0 0.0.0.255
  • Pada Router2
          Router(config)#router eigrp 10
          Router(config-router)#net 172.16.40.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.50.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.60.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.30.0 0.0.0.255

  • Pada Router3
          Router(config)#router eigrp 10
          Router(config-router)#net 172.16.60.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.70.0 0.0.0.255
          Router(config-router)#net 172.16.80.0 0.0.0.255

       5. Konfigurasi ACLs

  • network 172.16.10.0 tidak bisa di akses oleh 172.16.40.0 dan yang lainnya bisa mengakses netwrk 10 (di setting Pada Router 1)
          Router(config)#access-list 3 deny 172.16.40.0 0.0.0.255
          Router(config)#access-list 3 permit any
          Router(config)#int fa0/0
          Router(config)#ip access-group 3 out
  • host 172.16.10.5 tidak bisa mengakses host 172.16.50.7 (di setting Pada Router2)
           Router(config)#access-list 9 deny host 172.16.10.5
           Router(config)#access-list 9 permit any 
           Router(config)#ip access-group 3 out


Minggu, 10 Juni 2012

Routing Dinamis With EIGRP

Oke ketumu lag di blog elek saya ini..hehehe

Kali ini kita akan membahas Routing Dinamis dengan EIGRP ( Enhanced Interior Gateway Routing Protocol). Dan  Routing EIGRP hanya bisa di konfigurasikan di Router cisco.

Setelah kemarin belajar Routing Statis kali ini kita akan belajar Routing Dinamis, yang juga sebenarnya sudah pernah saya Upload di blog ini dengan judul Cara Mengkoneksikan Router Dengan Routing Dinamis .


Namun pada posting itu Rounting Dinamisnya menggunakan Konfigurasi RIP dan untuk yang kali ini dengan konfigurasi EIGRP. Kenapa harus dengan EIGRP? ya jawabannya adalah karena kalau routimg dinamis dengan RIP banyak sekali kelemahaannya. Kelemahanya apa ? Kelemahannya yaitu:
  • Karena dalam menentukan route terbaik menggunakan perhitungan lompatan  maka serimg tidak akurat untuk network besar/rumit.
  • maksimal lompatan router cuma 15 lompatan
  • Selalu memperbaharui routing informasi terus menerus meskipun tidak ada perubahan network dan itu membutuhkan banyak bandwith
  • kovergennya lama atau rooting loop
 Dan untuk solusinya yaitu menggunakan Routing EIGRP. yang mempunyai banyak kelebihan yaitu :

  •  Waktu convergence yang cepat.
  •  Maksimal lompatan Router sampai 250
  •  Mendukung VLSM dan subnet-subnet yang discontiguous (tidak bersebelahan/berurutan)
  •  Partial updates, Tidak seperti RIP yang selalu mengirimkan keseluruhan tabel routing dalam pesan Update, EIGRP menggunakan partial updates atau triggered update yang berarti hanya mengirimkan update jika terjadi perubahan pada network (mis: ada network yang down)
  •  Mendukung multiple protokol network
  •  Desain network yang flexible.
  •  Multicast dan unicast, EIGRP saling berkomunikasi dengan tetangga (neighbor) nya secara multicast dan tidak membroadcastnya.
  •  Manual summarization, EIGRP dapat melakukan summarization dimana saja.
  •  Menjamin 100% topologi routing yang bebas looping.
  •  Mudah dikonfigurasi untuk WAN dan LAN.

untuk kali ini saya akan memberikan contoh cara mengkonfigurasikan Routing Dinamis dengan EIGRP dengan packet tracer, seperti gambar di bawah ini:





Untuk langkah Pertama konfigutrasikan dahulu IP Fast Ethernet dan IP Serial pada Router 0 seperti dibawah ini :


Router#configure terminal
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int ser2/0
Router(config-if)#ip add 172.16.20.1 255.255.255.0
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit


Langkah ke Dua konfigutrasikan juga IP Fast Ethernet dan IP Serial pada Router 1 seperti di bawah ini :


Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.30.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int ser3/0
Router(config-if)#ip add 172.16.20.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit

Langkah ke Tiga, masuk pada konfigurasi Roter EIGRP, yang pertama pada Router 0 seperti di bawah ini


Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 172.16.10.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 172.16.20.0 0.0.0.255
Router(config-router)#exit

Langkah ke Empat, masuk pada Router 1 untuk konfigurasi Router EIGRP selanjutnya, seperti di bawah ini:



Router(config)#router eigrp 10
Router(config-router)#network 172.16.30.0 0.0.0.255
Router(config-router)#network 172.16.20.0 0.0.0.255
Router(config-router)#exit

* angka "10" pada konfigurasi Router EIGRP adalah  Autonomous System (AS) atau AS number. AS number ini bebas mau menggunakan angka berapa saja, yang penting antara Router 0 dan Ruoter1 sama angkanya.

Langkah ke Lima merubah IP pada PC0 dan PC!:

Pada PC0 :

IP Adreess : 172.16.10.10
Subnet Mask: 255.255.255.0
Default Gateway: 172.16.10.1

 Pada PC1 
:
IP Adreess : 172.16.30.30
Subnet Mask: 255.255.255.0
Default Gateway: 172.16.30.1

Langkah ke Enam yaitu test konfigurasi Router EIGRP apakah sudah terkoneksi dengan benar dengan cara di Ping-kan antar PC yang terhubung kalau seperti gambar di bawah ini berarti router sudah terkoneksi dengan benar :

PC0 ke PC1


  
 PC! ke PC0 :







Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More